Islami

Proses Tertutupnya Hati Gara-Gara Dosa

Proses Tertutupnya Hati Gara-Gara Dosa (Nuktatun Fil Qolbi / Titik Hitam Dalam Hati)

Hati atau qolbi adalah pusat perilaku manusia yang bersifat abstrak. Hati ibarat kertas putih yang bercahaya hati juga ibarat sebuah lembaran yang berwarna hitam.

Hati yang berwarna putih bersinar dapat diproses melalui taubat terus nenerus dan melakukan sejumlah perbuatan suci.

Hati yang berwarna hitam diakibatkan melakukan dosa kecil atau besar. Setiap melakukan dosa maka tersimpan di hati satu titik hitam, kemudian melakukan dosa lagi, maka tersimpan dua titik hitam, begitupun seterusnya.

Apabila setiap melakukan dosa tidak melakukan taubat, maka titik hitam tadi (nuktatun) semakin memenuhi hati. Apabila hati sudah penuh dgn titik hitam, maka melahirkan keras hati (qoswatun fil qolbi), apabila sudah demikian, maka sulit Al Quran dan Al Hadits bisa masuk ke dalam hati.

Hadis Nabi SAW:

عن أبي هريرة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال إن العبد إذا أخطأ خطيئة نكتت في قلبه نكتة سوداء فإذا هو نزع واستغفر وتاب سقل قلبه وإن عاد زيد فيها حتى تعلو قلبه وهو الران الذي ذكر الله كلا بل ران على قلوبهم ما كانوا يكسبون

Dari Abu Hurairah RA., dari Rasulullah SAW., beliau bersabda : Sesungguhnya seorang hamba, ketika berbuat dosa, ada titik hitam di hatinya. Ketika dia meninggalkan dosanya, memohon ampun, dan bertobat, hatinya kembali bersih. Dan jika dia kembali (berbuat dosa), titik hitam terus bertambah di hatinya sampai menggunung, dan itulah yang menyelubungi hati (dari cahaya) seperti yang Allah firmankan, “Sama sekali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka.” HR Tirmidzi.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوْبُكُمْ مِّنْۢ بَعْدِ ذٰلِكَ فَهِيَ كَا لْحِجَا رَةِ اَوْ اَشَدُّ قَسْوَةً ۗ وَاِ نَّ مِنَ الْحِجَا رَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْاَ نْهٰرُ ۗ وَاِ نَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَآءُ ۗ وَاِ نَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللّٰهِ ۗ وَمَا اللّٰهُ بِغَا فِلٍ عَمَّا تَعْمَلُوْنَ

“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal, dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar daripadanya. Ada pula yang terbelah, lalu keluarlah mata air darinya. Dan ada pula yang meluncur jatuh karena takut kepada Allah. Dan Allah tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 74).

Dosa apa yg dapat membuat titik hitam dalam hati adalah semua dosa dimulai dosa yang berhubungan dengan manusia seperti fitnah, gibah, namimah (mengadu-ngadu), dusta, kesaksian palsu.

Dosa yang berhubungan dengan Allah seperti mencuri, mabuk, zina, membunuh, dll.

Kesimpulan, bahwa setiap melakukan dosa secepatnya betaubat, jika dosa terhadap manusia dengan cara mendatanginya dan minta ampun / maaf.

Kalau dosa terhadap Allah mohon ampun kepada-Nya.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Kajian Warga Garut Selatan, oleh Dr. K.H. Asep Dadang, S.Pd.I, M.Si (Ketua 1 Kampus STISIP SAINS Garut Selatan)

Lebih banyak di Islami

To Top